Kondisi Hilal Rajab 1447 untuk Wilayah Indonesia

Kondisi Hilal Jumadilakhir 1447 H

Ijtimak awal Jumadilakhir terjadi pada pukul 13:47:14 WIB di tanggal 20 November 2025. Karena ijtimak terjadi sebelum matahari terbenam di wilayah Indonesia, maka pengamatan hilal awal Jumadilakhir 1447 H dilakukan pada 20 November 2025 dan sebagaimana telah diumumkan Dewan Syura Ahlulbait Indonesia, awal Jumadilakhir 1447 H jatuh pada hari Sabtu, 22 November 2025

Kondisi Hilal Saat Rukyat Awal Rajab 1447 H

Berdasarkan awal Jumadilakhir yang jatuh pada tanggal 22 November 2025, maka rukyat awal Rajab dilakukan pada Sabtu , 20 Desember 2025 (29 hari setelah 22 November 2025). Ijtimak terjadi pada pukul 08:43:21 WIB di tanggal 20 Desember, dan saat matahari terbenam di hari itu (20 Desember), ijtimak sudah terjadi untuk seluruh wilayah Indonesia.

Data Hisab awal Rajab 1447 H untuk wilayah Indonesia

  1. Untuk penentuan awal bulan Rajab 1447 H, konjungsi akan kembali terjadi Sabtu, 20 Desember 2025 M, pukul 08.43.20 WIB. Di wilayah Indonesia pada tanggal 20 Desember 2025, waktu Matahari terbenam paling awal adalah pukul 17.42.53 WIT di Jayapura, Papua dan waktu Matahari terbenam paling akhir adalah pukul 18.31.30 WIB di Sinabang, Aceh. Dengan memperhatikan waktu konjungsi dan Matahari terbenam, dapat dikatakan konjungsi terjadi sebelum Matahari terbenam tanggal 20 Desember 2025 di seluruh wilayah Indonesia.
  2. Secara astronomis pelaksanaan rukyat Hilal penentu awal bulan Rajab 1447 H bagi yang menerapkan rukyat dalam penentuannya adalah setelah Matahari terbenam tanggal 20 Desember 2025.
  3. Ketinggian Hilal di Indonesia saat Matahari terbenam pada 20 Desember 2025, berkisar antara 1.76⁰ di Melonguane, Sulawesi Utara sampai dengan 3.38⁰ di Parigi, Jawa Barat.
  4. Elongasi geosentris di Indonesia saat Matahari terbenam pada 20 Desember 2025, berkisar antara 5.7⁰ di Jayapura, Papua sampai dengan 6.49⁰ di Sinabang, Aceh.
  5. Umur Bulan di Indonesia saat Matahari terbenam pada 20 Desember 2025, berkisar antara 6.99 jam di Jayapura, Papua sampai dengan 9.8 jam di Sinabang, Aceh.
  6. Lag di Indonesia saat Matahari terbenam pada 20 Desember 2025, berkisar antara 10.57 menit di Melonguane, Sulawesi Utara sampai dengan 18.77 menit di Parigi, Jawa Barat.
  7. Fraksi Illuminasi Bulan di Indonesia saat Matahari terbenam pada 20 Desember 2025, berkisar antara 0.2% di Merauke, Papua sampai dengan 0.27% di Sabang, Aceh.
  8. Pada tanggal 20 Desember 2025, dari sejak Matahari terbenam hingga Bulan terbenam terdapat Mars sebagai objek astronomis yang jarak sudutnya lebih kecil daripada 10° dari Bulan.
  9. Berdasarkan ketinggian hilal dan elongasi pada tanggal 20 desember 2025, hilal akan sulit teramati di Indonesia.
Posted in: Data Hisab

Related Posts

Apakah Rukyat Hilal Harus Ijtimak Dahulu ?
21/01/2026 0

Pendahuluan Pertanyaan “apakah rukyat hilal harus ijtimak terlebih dahulu?” sering muncul ...

Kondisi Hilal Syakban 1447 untuk Wilayah Indonesia
19/01/2026 0

Kondisi Hilal Rajab 1447 H Ijtimak awal Rajab 1447 terjadi pada pukul 08:43:21 WIB di tanggal ...

Kondisi Hilal Rajab 1447 untuk Wilayah Indonesia
19/12/2025 0

Kondisi Hilal Jumadilakhir 1447 H Ijtimak awal Jumadilakhir terjadi pada pukul 13:47:14 WIB di ...

Analemma Matahari Bulan Desember 2025
12/12/2025 0

  Analemma adalah gambar yang menunjukkan perubahan posisi Matahari di langit apabila ...

Kondisi Hilal Jumadilakhir 1447 untuk Wilayah Indonesia
19/11/2025 0

Kondisi Hilal Jumadilawal 1447 H Ijtimak awal Jumadilawal terjadi pada pukul 19:25:03 WIB di ...